Beli Mbako Di Hans Bako Pemalang , Solusi di saat Pandemi


Hands Bako Pemalang dengan pelanggan buka sampai malam
Disaat daya beli masyarakat turun akibat pandemi corona virus disease 2019 (Covid-19), para perokok mulai beralih ke linting dewe (gulung sendiri) atau biasa disebut tingwe. Tingwe menjadi alternatif yang menarik dibanding rokok elektrik maupun rokok biasa karena nilai ekonomisnya.
Umar Yoso (29 ) , owner toko tembakau Hans Bako di Jalan Veteran 110 Pelutan, Pemalang mengatakan, omset usaha tembakau miliknya naik signifikan selama pandemi, dikarenakan semakin meningkatnya harga rokok pabrikan sehingga banyak masyarakat mencari alternatif lain.

Umar Yoso Owner Hans Bako Pemalang 

“Ya ini solusinya mereka beralih ke tingwe alias linting dewe yang lebih rit tapi mulut masih bisa ngebul,” tutur Umar saat ditemui , Senin  (11/4/2021).

Variasi dan pilihan tembakau sangat banyak, dengan kisaran harga mulai 10 ribu per  hingga paling mahal hanya 25 ribu saja. Ada kurang lebih 100-an jenis, termasuk tembakau TIS (tembakau iris) dari pabrik maupun home industri yang sudah dicampur “saos” (istilah cairan perasa di dunia tembakau).

“Kalau tembakau original nusantara ada sekitar 20-an jenis lah dari berbagai daerah masing-masing tembakau,” tegas Umar 

Elmo (32 ) salah satu pelanggan toko Hans Bako bercerita beralih ke lintingan awalnya karena coba-coba dan karena alasan harga yang ternyata murah.

“Hanya bermodal 20 ribu, bisa menghemat banyak dibanding merokok konvensional,” pungkas Umar. 

Tembakau Rasa rasa dan aneka tembakau nusantara 
Sekilas, memang merokok tingwe cenderung ribet. Harus belajar melinting sendiri tapi juga memiliki keasyikan tersendiri bisa bereksperimen dengan mencampur berbagai macam tembakau hingga menemukan setelan yang tepat.

“Pembeli juga hampir dari semua kalangan. Dari bekerja sebagai petani, montir bengkel, buruh pabrik, tukang parkir  bahkan pns,anak anak muda, pegawai bank, kepala desa dan kepala instansi pemerintahan juga ada yang nglinting dewe mas,” tegas Umar  ( Kik) 

1 Comments

Post a Comment

Previous Post Next Post

Featured post