Marhaban ya Ramadhan 1440 H


Marhaban ya Ramadhan

Sudah jadi kebiasaan umum umat islam di Indonesia ketika mendekati Ramadhan saling mengucap dan mengirim pesan sosmed “Marhaban Ya Ramadhan”. Berkembangnya teknologi informasi dan komunikasi seakan menjadikan kebiasaan mengirim pesan menjadi budaya.
Kebanyakan umat islam memahami Marhaban ya Ramadhan adalah: “Selamat datang wahai bulan Ramadhan.” ternyata makna sebenarnya tidaklah seperti itu.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, arti kata ‘Marhaban’ adalah kata seru yang diucapkan untuk menyambut atau menghormati tamu (selamat datang).
Akan tetapi beda halnya bila menurut bahasa aslinya, bahasa arab. Marhaban berasal dari awal kata ‘rahb’ yang berarti ‘luas atau lapang’. Sehingga ucapan ini menunjukkan sebuah kelapangan dada atas tamu yang datang. Ia akan menerima dengan penuh kegembiraan dan mempersiapkan segala sesuatu yang diperlukan guna membuat tamu tersebut nyaman.

Menurut ustadz dari kabarmekkah.com: Akar kata Marhaban juga sama dengan rahbat yang memiliki arti “ruangan luas untuk kendaraan, guna memperoleh kebaikan atau kebutuhan pengendara sehingga bisa melanjutkan perjalanan.”
Sehingga jika mau direnungkan maknanya, maka ucapan “Marhaban Ya Ramadhan” memiliki arti selamat atas datangnya bulan Ramadhan yang disertai dengan penerimaan penuh lapang dada dan kegembiraan. Dengan kata lain datangnya bulan Ramadhan tidak diisi dengan menggerutu dan menghiraukannya karena dianggap mengganggu ketenangan dan kenyamanan kita yang terbiasa makan siang hari ataupun hal lainnya yang dilarang selama Ramadhan.

Senin, 6 May 2019 puasa pertama.
Sambil menunggu ketetapan sidang isbat Departemen Agama RI pada Ahad 5 May 2019 tadi malam, semua Ormas sepakat senin besok adalah 1 Ramadhan 1440 H. Walaupun ada Ormas yang memakai metode Realcount ataupun Quick Count. HiHi.

Organisasi Islam besar di Indonesia Muhammadiyah sudah menetapkan 1 Ramadhan 1440 Hijriah atau 1 Ramadhan 2019.
Pimpinan Pusat Muhammadiyah menetapkan 1 Ramadan 2019 atau 1440 Hijriah jatuh pada Senin, 6 Mei 2019. Selain awal Ramadan, PP Muhammadiyah juga telah menetapkan 1 Syawal 1440 Hijriah yang jatuh pada Rabu, 5 Juni2019 M.

Keputusan tersebut dikeluarkan PP Muhammadiyah melalui Maklumat PP Muhammadiyah Nomor 01/MLM/I.0/E/2019 tentang Penetapan Hisab Ramadhan, Syawwal dan Zulhijjah 1440 Hijriah. (Tribun).

Ramadhan sang pemersatu.
Ini dapat menjadi pemersatu 2 elemen bangsa yang terbelah, jutaan orang keukeuh upload dan share puluhan bahkan ratusan ribu foto/vid dugaan kecurangan Pemilu dilain pihak ada pula jutaan orang yang sepakat diam dan menuduh pihak lain gila atau stres.

Ramadhan sang penyejuk.
Ramadhan pun diharap menjadikan peredam energi panas dampak Pilpres. Kedua kubu sama2  merasa dipihak yang benar. Ustadz juga Ulama terbagi 2. Ulama pro-Jo kompak dan memuji juragannya. Ulama sebelah lain lagi, sebagian lantang menyuarakan keadilan dan lawan kecurangan! Namun adapula yang masih menahan diri menjauh dari iklim panasnya Pilpres.


Kini jelang Bulan Ramadhan 1440 H. Bersyukur sekali Anda yang menjalankan Ibadah Puasa. Pada Bulan yang penuh berkah ini, semua menyambutnya dengan penuh bahagia. saya  mengucapkan kepada para Saudara, sahabat se hobby, sahabat di medsos, sahabat touring, komunitas , klub dan independent penggemar Vespa (Scooterist), rekan komunitas, pegiat medsos, blogger dan teman relasi semua   yang Muslim , selamat menjalankan Ibadah Puasa.
                                     “Marhaban ya Ramadhan”.

Post a Comment

Previous Post Next Post

Featured post