• 1.5.18

    Pemalang Manual Brew "Fun Battle" 2018 Sukses Digelar



    Barista yang masuk di babak semi final 
    Bertempat di Komplek Disnaker Kabupaten Pemalang , Komunitas Barista bekerja sama dengan Disnaker Pemalang  menyelenggarakan Mayday Coffe event  bertajuk “ Pemalang Manual Brew “ Fun Battle 2018 yang baru pertama kali diadakan di Kabupaten Pemalang . Acara ini digelar selama sehari  dengan megikutsertakan 36 orang peserta, baik dari Kota Pemalang  maupun luar kota.

    Pada gelaran ini, untuk pertama kalinya Komunitas Barista Pemalang juga  bekerjasama dengan dengan salah satu brand rokok ternama  yang juga punya concern lebih untuk mengapresiasi para penggiat kopi dan Petani Kopi Kerja sama ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas, baik kopinya maupun penggiatnya . Pemalang Manual Brew  juga dapat terselenggara atas dukungan dari para sponsor yang terlibat, juga dari teman-teman pebisnis kopi,Petani Kopi, kedai-kedai kopi, maupun teman-teman penggiat, penyuka kopi dan lintas komunitas dari Musik, Vespa, Hewan dan penggiat Medsos.



    Anto Irenk bertindak sebagai head judge yang mengetuai 5 juri lainnya. Juri-juri tersebut merupakan para penggiat dan pelaku kopi di Indonesia, yang terdiri dari para Q-Grader dan Roaster.

    Tidak hanya berfokus pada para peserta yang berlomba saja, namun gelaran ini juga menyuguhkan sesi Talk Show yang membahas seputaran kopi dan persiapan mengikuti kompetisi dari orang-orang yang memang ahlinya. Seperti Haryo Kurniawan, Titik Rachma, Frans Wibowo, Andry Mahardhika , Gideon K. Rahardjo yang juga sebagai dewan Juri dalam event tersebut,  Selain itu, pengunjung yang datang digelaran ini dihibur oleh penampilan dari Band dari Pemalang seperti Pineblues , S.A.L , Erins dan Soundstring, Dipandu Oleh Mc yang sudah tidak asing lagi di Pemalang Shandy Begundal Jawa dan Niken  sebagai pemandu acaranya. 

    Di sekitar area acara juga diisi dengan beberapa booth yang menyajikan ragam jenis kopi lokal dari Gunungsari Pemalang dengan berbagai ornamen menarik, Disamping itu, pengunjung juga dapat menyaksikan bagaimana proses meracik kopi, dari mulai memilih biji kopi, sampai teknik manual brew itu sendiri. Hal ini menarik, terutama untuk yang terbilang awam tentang kopi, karena pengunjung juga bisa mendapat wawasan lebih tentang teknik meracik kopi ada juga beberapa both dari para sponsor dan lapak Kopi dari para petani kopi dari Gunungsari Kecamatan Pulosari Kabupaten Pemalang.


    Kopi asli dari Pemalang yang dijual di both acara 
    Dari 36 peserta yang berpartisipasi pada gelaran ini, penilaian dibagi dalam dua babak penilaian, mulai compulsory yang diterapkan dalam babak penyisihan dan babak open service dalam partai semi final dan final. Babak semifinal ini sendiri terdiri dari 9 peserta dengan skor teratas dari  peserta, sampai akhirnya terpilih 4 orang finalis. 
    Pemenang berfoto bersama dewan Juri dan Panitia 

                                          
    Setelah melalui proses penilaian yang cukup alot, akhirnya terpilihlah De’i dari warkop Sirongkong  dari Pekalongan , sebagai juara pertama pada gelaran Pemalang manual brew  ini. Juara dua dipegang oleh Adif Aura coffe , dan juara 3 adalah Agil dari Sal Kopi Slawi,dan Egi dari Bang coffe Pemalang  . Dengan diumumkan Pemenang , sekaligus menandai berakhirnya acara yang digelar selama tiga hari ini, yang menyisakan banyak cerita dan wawasan baru seputaran kopi, dan segala hal yang melatarbelakangi acara ini, hingga pada akhirnya acara semacam ini menjadi sebuah khasanah budaya, dan kekayaan asli Indonesia (Kik) 

    No comments:

    Post a Comment

    Featured post

    Ingin Mampir ke Kawasan Suku Baduy? Jangan Lupakan 7 Aturan Adat Ini Bro !

    Suku Baduy dikenal masih setia menjalankan tradisi adat yang diwariskan leluhur mereka. Bila hendak menyambangi kawasan Baduy, lo perlu men...