• 16.10.17

    Pemalang Ink berkarya di Aniv ke 2 PTC

     
    suasana Tatto Live di Aniv Pemalang tatto community 
    Puluhan  pecinta tato meriahkan ulang tahun kedua  Pemalang Tatto Community  (PTC ), yang digelar di Starbook Cafe  kemaren 15 Oktober 2017. Mereka tidak hanya datang dari wilayah Pemalang, tetapi dari kabupaten tetangga seperti Purbalingga, purwokerto, brebes dan ada juga dari semarang.
    mengambil tema " Pemalang Ink dan Berkarya " dalam aniversary kedua ini .Salah satu agenda utama acara ini adalah Tatto Live  yang diikuti oleh 12 artis tato dari Pemalang dan luar Pemalang. Dimana, media tato kontes ini langsung pada tubuh relawan, termasuk artisnya itu sendiri.
    Tidak hanya tatto permanen aja di acara aniv ini ada juga tatto temporary dan bodypainting oleh beberapa anggota Pemalang Tatto Community
    Shandy , Ketua PTC, mengatakan inti acara ini adalah ajang silaturhami para artis dan pecinta tato di Pemalang  khususnya, dan kabupaten sekitar Pemalang. "Selain silaturahmi, di sini kita juga mengenalkan beberapa teknik tato, baik yang modern maupun tradisional," ujar Shandy .
    bagi bagi doorprice dari pada sponsor 
    “Tato adalah ekspresi diri, sebatas seni. Kamu bisa mengabadikan sesuatu yang mungkin perlu kamu abadikan dengan menandainya di atas tubuhmu,” kata Shandy, ketua Pemalang Tatto Community.
    Pemalang Tatto Community, yang beranggotakan aktip sekitar 25 orang ini pun kemudian rajin mengadakan acara sosial.
    Foto Bersama artis tato dan anggota PTC Pemalang 
    Mereka beberapa kali turun ke jalan untuk menggalang dana korban bencana. Saat perayaan ulangtahun pertama komunitas, selain potong tumpeng, mereka juga memberikan santunan kepada anak yatim.
    Tidak ketinggalan, beberapa talkshow,Musik  dan pertunjukan tentang seni rajah tubuh ini pun digelar. dan yang pasti pemotongan Tumpeng sebagai tanda ulang Tahun Ke dua yang ibarat seorang anak lagi lucu lucunya dan dibagikan kepada peserta yang datang .
    Lanjut Shandy , pendalaman soal sterilasasi proses tato juga diperkenalkan dan dibahas pada acara ini. "Kita juga melakukan pendalaman soal sterilisasi. Misal, jarum yang harus selalu baru, penggunaan sarung tangan, masker, dll. Ini diantaranya untuk menghindari penularan penyakit," jelas Shandy .
    Acara yang dikemas dalam konsep  yang sederhana  ini cukup menyita perhatian para pengunjung yang lewat jalan gatot subroto . Pantauan Penulis , tidak kurang dari 100  orang pecinta tato hadir pada acara tersebut. ( Kik )



    No comments:

    Post a Comment

    Featured post

    Jalan Kaki dari Mojokerto Menuju Jakarta meminta Sopir Truk diperhatikan Jokowi

    Aksi Jalan kaki dari Mojokerto menuju Jakarta  Entah apa yang ada di benak Agus Yuda (30). Pemuda asal Sidoarjo, Jawa Timur yang berpro...

    Beauty

    Blog Archive