Bukan sekadar ajang kumpul komunitas, kegiatan ini menjelma menjadi ruang silaturahmi lintas daerah yang sarat makna. Sekitar 200 pecinta Vespa dari berbagai kota—mulai dari Jakarta, Bogor, Yogyakarta, Cirebon hingga Brebes—hadir membawa semangat yang sama: persaudaraan tanpa batas.
Berlokasi di Kampung Kelapa Sawit, D’Kuwondogiri, suasana asri dan alami seolah menjadi pelengkap sempurna bagi nilai-nilai yang diusung komunitas Vespa Orijingan. Ketua panitia, Bahtiar atau yang akrab disapa Mr. BM, menyebutkan bahwa pemilihan lokasi ini bukanlah kebetulan. Ada keselarasan antara konsep kegiatan dengan lingkungan yang ditawarkan.
“Kami ingin menghadirkan kegiatan yang tidak hanya menyenangkan, tetapi juga punya dampak. Lingkungan, sosial, hingga keakraban antar anggota menjadi fokus utama,” ungkapnya.Semangat itu pun benar-benar diwujudkan dalam berbagai aktivitas positif. Mulai dari penanaman pohon sebagai bentuk kepedulian lingkungan, bakti sosial ke panti asuhan, donor darah, hingga pelatihan SAR yang menambah nilai edukasi dalam kegiatan ini. Semua berjalan beriringan, membuktikan bahwa komunitas otomotif pun mampu memberi kontribusi nyata bagi masyarakat.
Tak ketinggalan, suasana semakin meriah dengan hadirnya hiburan dari sejumlah pengisi acara. Nama-nama seperti Simon Vesto, Denny Frust, hingga MC Canti turut menghidupkan panggung kebersamaan yang penuh keakraban.
Di sisi lain, kegiatan ini juga membawa angin segar bagi pengelola desa wisata. Kuat Herry, selaku pengelola D’Kuwondogiri, mengungkapkan rasa apresiasinya. Menurutnya, kehadiran komunitas seperti Vespa Orijingan sangat berarti, terutama di tengah tantangan menurunnya kunjungan wisata.
“Kegiatan seperti ini sangat kami harapkan. Tidak hanya menghadirkan hiburan, tapi juga menggerakkan sosial dan ekonomi masyarakat,” ujarnya.Dengan gaya santainya, ia bahkan sempat melontarkan pantun yang mengundang senyum, “Ikan kakap, ikan tenggiri, mau paket lengkap datang di Kuwondogiri.”
Setelah menikmati rangkaian kegiatan di Desa Wisata Blambangan, para peserta juga dijadwalkan menjelajahi destinasi wisata lain di Banjarnegara. Ini menjadi peluang besar untuk memperkenalkan potensi wisata desa kepada para tamu dari luar daerah.Salah satu tokoh yang turut hadir, Simon Vesto, mengaku terkesan dengan keindahan alam dan keramahan masyarakat Banjarnegara. Menurutnya, potensi wisata di daerah ini sangat besar dan layak untuk terus dikembangkan.
“Tempat wisata di sini luar biasa. Indah dan masyarakatnya ramah. Ini sejalan dengan semangat ‘Satu Vespa Sejuta Saudara’,” tuturnya.Lebih dari sekadar pertemuan komunitas, gathering ini menjadi bukti bahwa kebersamaan bisa menjadi kekuatan untuk mendorong perubahan. Dari silaturahmi, tumbuh kepedulian. Dari kebersamaan, lahir harapan—bahwa desa wisata bisa terus berkembang, dan ekonomi masyarakat pun ikut bergerak maju (Kik)


.jpeg)

0 Comments