• 22.8.10

    Sahur On The Road ( SOTR )

    Entah siapa yang memulai, pastinya ‘tradisi’ sahur on the road (SOTR) merebak di Jakarta, dan kota besar bahkan kota-kota kecil, bahkan sampai pelosok2 kabupaten.Beberapa tahun terakhir, aktifitas mulia untuk saling berbagi tersebut dilakukan oleh berbagai kalangan. Mulai dari kalangan masyarakat biasa, para selebritas hingga tentu saja tak ketinggalan, para kelompok sepeda motor/ scooterist atau yang biasa disebutbikers.

    Dua tahun terakhir saya sempat mengikuti kegiatan tersebut. Tentu saja menggunakan sepeda motor (Vespa) . Berkeliling kota ,membagikan makanan untuk sahur kepada para saudara kita yang tak mampu disisi jalan . Lalu ditutup dengan mengunjungi panti asuhan. Mendengarkan ceramah, dan yang menarik, sharing mengenai keselamatan jalan alias safety riding. Hemm…tahun kemaraen,pakai tayangan audio visual juga loh.
    Ada beberapa catatan penting yang menurut saya menarik menjadi bahan kajian para bikers yang hendak menggelar hal serupa tahun ini.
    Pertama
    mekanisme konvoy keliling kota atau saat berjalan menuju panti asuhan. Ada baiknya menggunakan pengawalan aparat kepolisian. Lalu, ada baiknya dibagi dalam kelompok yang tak perlu membentuk barisan panjang. Hal ini untuk mempermudah saat melintas sehingga tak terlalu mengganggu pengguna jalan yang lain. Sekalipun digelar pada tengah malam atau jelang dinihari, masih ada pengguna jalan lain yang harus ditempatkan sebagai sesama pengguna jalan. Upaya menutup jalan alias blokir di persimpangan jalan, lebih elegan jika yang melakukannya adalah petugas kepolisian. Maklum, mereka dilindungi oleh undang undang. Meski, ada baiknya sih tak perlu memblokir jalan. Wong tujuannya untuk saling berbagi kok.

    Kedua,
    tentu saja tak perlu membunyikan dan menghidupkan lampu isyarat yang tak perlu. Bunyi-bunyian atau lampu isyarat yang meminta prioritas di jalan, menurut saya, agak kurang afdhol.

    Ketiga
    saat memberikan santapan sahur bagi mereka yang berhak, hendaknya dibagikan tanpa menimbulkan antrean panjang. Cukup satu mobil / beberapa vespa khusus (sespan) khusus yang membagikan, selebihnya bisa bergerak menuju tempat tujuan. Tempat-tempat perhentian untuk membagikan paket sahur tersebut hendaknya sudah disurvey tim pendahulu.

    Terpenting, tujuan mulia untuk berbagi bisa kesampaian dan iring-iringan SOTR juga berjalan mulus, tidak menyisakan sindiran nyinyir dari pengguna jalan yang lain. Bagaimana? (kik)

    4 comments:

    1. SOTW - SOTR hehehe....


      Nice topic... Bagus buat kajian bikers yang mau SOTR nih....

      ReplyDelete
    2. kerbersamaan akan selalu menjadi kenangan suatu saat nanti

      ReplyDelete
    3. http://autodify.com/compare-yamaha-fz16byson-with-yamaha-vixion.html

      ReplyDelete

    Featured post

    Pemalang Ink berkarya di Aniv ke 2 PTC

      suasana Tatto Live di Aniv Pemalang tatto community  Puluhan  pecinta tato meriahkan ulang tahun kedua  Pemalang Tatto Community  (...

    Fashion

    Beauty

    Blog Archive

    Recent Comments