Deretan Kuliner Khas Solo Yang Lezat Tapi Jarang Diketahui, wajib Kalian Coba!

Kalau ditanya soal kuliner khas Solo, lo mungkin akan jawab nasi liwet, tengkleng, atau serabi. Padahal, salah satu destinasi wisata favorit di Jawa Tengah ini punya banyak kuliner lain yang nggak kalah lezat, lho.

Kuliner khas Solo punya rasa yang cenderung manis. Hal itu nggak terlepas dari pengaruh zaman kerajaan Majapahit yang menjadikan rasa manis sebagai simbol dari kenikmatan. Selain itu, pada masa penjajahan, Jawa Tengah juga jadi lokasi perkebunan tebu dan pabrik gula. Persediaan gula yang melimpah pun dimanfaatkan masyarakat setempat sebagai bahan makanan.

Nah, selain tengkleng, nasi liwet, dan serabi, masih banyak kuliner Solo yang rasanya lezat, tapi jarang diketahui wisatawan. Apa aja itu? Simak selengkapnya berikut ini, Brok .

Timlo

Image : Timlo khas solo 
Timlo merupakan makanan berkuah sejenis sup, tapi nggak pakai sayur. Isiannya Isiannya terdiri dari potongan sosis solo, ati ampela, telu, dan bawang goreng. Timlo biasanya disajikan bersama nasi hangat atau bihun sebagai karbohidratnya.

Salah satu rumah makan legendaris yang menjual timlo sebagai menu utamanya yaitu Timlo Sastro. Rumah makan yang ada di daerah Setabelan dan Penumping ini berdiri sejak tahun 1952, lho. Udah nggak diraguin lagi deh kelezatan timlonya.

Selat Solo

image : instagram/vieans selad 
Buat pecinta steak, makanan yang satu ini wajib banget lo cobain, Superfriends. Namanya selat solo. Makanan bisa dibilang sebagai steaknya Jawa karena tampilannya yang mirip steak ala Western. Satu porsinya terdiri dari daging, telur rebus, kentang goreng, dan wortel, buncis, selada, dan tomat. Yang bikin unik, selat solo disiram sama sedikit kuah encer yang terbuat dari bawang putih, cuka, kecap manis, kecap Inggris, pala, dan merica.

Sate Buntel

Image : instagraam/jajanansolo 
Sate yang satu ini beda dari sate pada umumnya. Soalnya, daging kambing yang digunakan dibuntel atau dibungkus pakai lembaran lemak kambing. Dagingnya pun digiling terlebih dahulu, sehingga nggak alot saat dimakan. Nah, lembaran lemak kambingnya berfungsi untuk membuat sari dagingnya tetap terjaga dan nggak kering setelah dibakar. Sate buntel paling enak dinikmati bersama sambal kecap serta potongan bawang merah dan tomat segar.

Sate Kere

Image : surakarta.go.id
Masih dari dunia persatean nih, Superfriends. Ada sate kere yang wajib lo cobain pas traveling ke Solo. Kata ‘kere’ berasal dari bahasa Jawa yang berarti ‘miskin’. Disebut sate kere karena kuliner ini dulunya merupakan makanan rakyat jelata yang pengin makan sate, tapi nggak mampu beli. Sate ini terbuat dari jeroan dan tempe gembus yang dibakar dan disiram pakai bumbu kacang layaknya sate pada umumnya.

Cabuk Rambak

Image : cookpad 
Cabuk rambak merupakan hidangan yang terdiri dari potongan lontong atau ketupat yang disiram pakai saus wijen dan disajikan di atas daun pisang pincuk. Keunikannya terletak pada saus wijennya yang diracik dulu bersama kemiri dan kelapa parut sangrai, sehingga rasanya makin gurih. Sebagai pelengkap, cabuk rambak disajikan bersama kerupuk gendar. Makanan ini cocok jadi pengganjal perut di luar jam makan karena porsinya yang kecil.

Itu tadi lima kuliner Solo yang lezat, tapi jarang diketahui. Jangan lupa dicobain kalau main ke Solo ya ? 

Post a Comment

Previous Post Next Post

Featured post